Download mod ets2 luxury coach

Apakah kalian penggemar Ets 2?😖😖😳😳
kalo iya pasti kalian tidak asing lagi dengan bus yg satu ini kan
yupp !! 😄😄😄😄
Kali ini saya ingin membagikan mod dari muhammad husni yaitu jetset luxury coach SHD 
dan ukurannya pun juga tidak terlalu besar hanya sekitar 30 mb.rar. booommm :v
bus ini dapat dibeli di dealer mercedes yang terdapat di kota ini =

    - Bratislava, 
- Geneve, 
     - Newcastle, 
                           - Szczecin,                         
    - Plymouth, 
      - Rotterdam, 
  - Stuttgart.
SS:🚥🚌🚥🚌🚥🚌🚥🚌

















saya sudah test di versi 1.23, kalo versi lainnya silahkan coba sendiri
OKE !! karena saya baik👀.. saya akan kasih modnya😰😆😆

mau?? ya download  

thanks for m.husni 👊

jangan lupa tinggalkan jejak!!
kalau ada yg ditanyakan silahkan wa : 085-785-748-170



                           SALAM GAMERS!!!🎮🎮

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Cerpen Singkat Penuh Makna 'KETIKA KAWAN MENJADI LAWAN



KETIKA KAWAN MENJADI LAWAN

Mata ini tak mampu memandang kebenaran yang benar, hanya hati yang sanggup merasakan manakah yang benar dan mana yang salah. Kebenaran yang dilihat oleh mata kadang tak sama dengan apa yang dirasakan oleh hati. Mata mampu mengelabui setiap kejadian didepannya tapi tak ada satupun yang mampu mengelebui mata hati kita. “
Dan itu lah yang terjadi pada dua kawan yang menjadi lawan. Ajeng gadis biasa dari keluarga sederhana ia memiliki sikap toleran kepada sesama, rendah hati dan ramah. Ia memiliki seorang sahabat yang sangat ia sayangi namanya Aulia, ia anak orang kaya keluarganya begitu memanjakan Aulia. Namun, ia tak bangga atas kekayaan yang dimiliki orang tuanya, baginya kasih sayang orang tua lah yang sangat berharga.
Mereka bersahabat sejak SMP, dan sekarang mereka juga satu sekolah di SMA favorit di salah satu kota Madiun, Ajeng  mendapat beasiswa disekolah tersebut sedangkan Aulia adalah anak pemilik dari Yayasan sekolah tersebut. Mereka seperti kakak adik kemana-mana selalu bareng, prestasi mereka juga selalu bersaing. Namun, keduanya sangat sportif dan tak mempermasalahkannya. Kebersamaan mereka sampai membuat orang-orang yang melihatnya iri, tak terkecuali Rinda anak kepala sekolah yang sangat manja, apapun kehendaknya harus selalu dituruti.
Hingga suatu hari ia mempunyai rencana untuk memisahkan dua sahabat ini. Ia meminta bantuan kepada Ariel saudara kembarnya untuk mendekati mereka berdua yaitu Aulia dan Ajeng agar mereka mengira bahwa Ariel menyukai mereka. Ariel  mendekati satu persatu baik Aulia maupun Ajeng. Ternyata baik Aulia maupun Ajeng juga suka kepada Ariel. Akhirnya Ajeng yang mengalah biarlah Ariel  dengan Aulia toh mereka juga cocok.
Akhir-akhir ini, Aulia jarang banget bareng sama Ajeng. Karena ia lebih sering diajak jalan bareng sama Ariel. Dan itu kesempatan buat Rinda untuk mengahasut keduanya (Ajeng& Aulia). Hingga akhirnya Aulia sangat membenci Ajeng, ia beranggapan bahwa Ajeng adalah sahabat yang hanya memanfaatkan kekayaannya saja. Ia juga menuduh Ajeng bahwa dirinya tidak suka melihat Aulia dan Randa pacaran. Karena sebenarnya ia juga dengan Ariel. Tuduhan demi tuduhan dihantamkan Aulia kepada Ajeng. Ajeng yang memang tidak seperti itu adanya mencoba membela diri dan menjelaskan apa adanya kepada Aulia. Namun, Aulia sudah buta oleh hasutan Rinda dan Randa.
Ajeng menyesalkan sikap Aulia yang seperti itu, ia sangat menyayangkan perubahan yang terjadi pada Aulia. “Kenapa, ada apa dengan mu Aulia?” bisik Ajeng ditengah hujan yang sedang menemani langkah pulang sekolahnya. Beruntung hujan turun saat itu sehingga tak banyak yang tahu bahwa sebenarnya ia sedang menangis, terluka hatinya oleh pisau yang ditancapkan oleh sahabatnya sendiri. Aulia tak lagi memandangnya sebagai sahabat. “Ya Tuhan inikah seorang kawan yang berubah menjadi lawan?” bisiknya lagi sambil menangis.
Mana Ajeng dan Aulia yang dulu, yang selalu bersama kemana-mana. Yang selalu kompak dalam segala hal. Mulai hari itu suasana sekolah tak dihiasi oleh tawa mereka. Semua seisi sekolah merindukan akan tawa mereka. Hanya Rinda yang merasa bahagia akan hancurnya persahabatan Ajeng dan Aulia. Ajeng sangat bersedih akan kejadian ini.
Hingga suatu hari, Aulia yang berniat akan menemui Ariel dikelasnya tidak sengaja mendengar percakapan Ariel dan Rinda mengenai dirinya dan Ajeng. Sontak itu membuatnya kaget, tak disangka ternyata mereka tega melakukan itu kepadanya. Tanpa pikir panjang Aulia langsung memutuskan Ariel dan menampar mereka berdua yang dengan sengaja merencanakan semua itu.
Aulia berlari sambil menangis menuju kelas Ajeng, sambil menyesali sikapnya yang telah mengorbankan persahabatannya demi laki-laki yang hanya mempermainkan dirinya untuk memisahkannya dengan Ajeng. Namun, sesampainya dikelas ia tidak mendapati Ajeng dibangkunya. Ia menanyakan kepada teman sekelasnya, dan ternyata sudah 3 hari ini Ajeng tidak masuk sekolah, kabar terakhir katanya ia masuk rumah sakit.
Serasa disambar petir disiang bolong, hatinya menangis kenapa ia sampai tidak tahu kalau Ajeng masuk rumah sakit. Sakit parahkah ia hingga harus dirawat di rumah sakit. Setahu ia, Ajeng tidak punya penyakit apa-apa. Setelah sampainya dirumah sakit ia bertemu dengan ibunya Ajeng, beliau kelihatan sedih dan pasrah duduk didepan ruang ICU. Aulia semakin takut, sebenarnya apa yang sedang terjadi dengan Ajeng. Tak berapa lama dokter keluar dari ruangan ICU, ia berkata “ibu, yang tabah serta jangan henti2nya mendoakan Ajeng, kita hanya bisa menunggu keajaiban dari-Nya. Refleks ibunya Ajeng semakin keras nangisnya. Tubuhku, serasa lemas jantungku berdetak kencang. Ya Tuhan, sebenarnya apa yang terjadi dengan Ajeng. Maafkan aku Ajeng, maafin semua kejadian kemarin, bisik Aulia dalam hati sambil terus berjatuhan air mata dipipinya. Setelah cukup tenang, ibunya Ajeng cerita bahwa sebenarnya Ajeng mengidap sakit Leukimia sejak 2 tahun terakhir ini. Ia menyembunyikan penyakitnya dari orang2 yang ia sayangi, termasuk ibu dan sahabatnya.
Lagi2 petir itu menyambar tepat dihatinya Aulia, kabar ini membuatnya semakin merasa bersalah kepada Ajeng. Sebelum dirawat dirumah sakit Ajeng menitipkan surat kepada ibunya untuk diberikan kepada Aulia. Ajeng juga bercerita kepada ibunya tentang selisih antara keduanya, tapi Ajeng sama sekali tidak pernah dendam kepada sahabatnya itu, ia justru sangat bersyukur memiliki seorang sahabat seperti Aulia.
Aulia masuk keruangan Ajeng dirawat, setelah mengungkapkan semuanya dan meminta maaf kepada Ajeng, tak lama Ajeng siuman dan senyum kepada Aulia sambil berkata “aku telah memaafkanmu jauh sebelum kamu mengetahui tentang rencana mereka”. Tak lama kemudian Ajeng kembali meutup mata untuk selama2nya, air mata Aulia membanjiri ruangan sambil memeluk sahabatnya ia berbisik kau kawan bukan lawan bagiku. Terima kasih dan maaf atas semua perbuatan ku. Tunggu aku disana sahabatku, Ajeng.



by: Achsamal Zikry

nb: mohon hargai penulis

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS