SEJARAH SEPAKBOLA

sejarah sepakbola

 

Induk organisasi
Nama lain
Football, soccer, footy/footie, “the beautiful game”, “the world game”
Pertama dimainkan
Pertengahan abad ke-19 di Inggris
Data lengkap
Olahraga kontak fisik
Ya
Jumlah pemain
11 orang per tim
Pria/wanita
Ya, kompetisi terpisah
Kategori
Olahraga tim, Olahraga bola
Peralatan
Bola sepak
Tempat bertanding
Lapangan sepak bola
Dipertandingkan di Olimpiade
1900


Sejarah Sepak Bola – Permainan sepak bola adalah salah satu olah raga yang mendunia. Laki-laki, perempuan, anak-anak bahkan kakek semuanya mencintai sepak bola. Banyak dari mereka berasumsi bahwa awal mula sejarah sepak bola berasal dari inggris, tapi ternyata sejarah mencatat bahwa permainan sepak bola sudah ada sejak 3000 tahun yang silam di berbagai pelosok dunia dalam bentuk yang berbeda-beda. Akan tetapi berbicara sejarah awal mula munculnya sepak bola hingga sampai saat ini masih mengundang perdebatan. Karena ada beberapa document yang menjelaskan permainan sepak bola sudah ada sejak masa romawi dan lain sebagainya. Namun secara resmi awal mula permainan sepak bola lahir dari daratan cina, hal tersebut dinyatakan oleh FIFA sebagai badan sepak bola dunia, yaitu berawal dari permainan masyarakat cina pada abad ke-2 sampai abad ke-3 sebelum masehi, dimana olah raga ini dikenal dengan nama “thu-shu”. Dalam document lain sejarah sepak bola datangnya dari negeri jepang, sejak abad ke-8 masyarakat jepang telah mengenal permainan sepak bola. Dari berbagai pernyataan tentang asal usul sejarah olah raga sepak bola tersebut yang jelas dari dulu hingga sekarang permainan sepak bola dimainkan oleh dua tim, dimana masing-masing tim beranggotakan sebelas orang.
Dalam permainan sepak bola terdapat berbagai peraturan, tujuan permainan, taktik permainan dan lain sebagainya. Seperti yang tercatat pada wikipedia, ada beberapa hal yang dapat kita pelajari dalam permainan sepak bola diantaranya ialah :
1. Peraturan Sepak Bola
2. Tujuan Permainan Sepak Bola
3. Taktik Permainan Sepak Bola
4. Ofisial
5. Peraturan
6. Wasit sebagai pengukur waktu resmi
7. Percobaan Penggunaan Gol Emas dan Gol Perak
8. Kejuaraan Internasional Besar
9. Piala dunia mini (piala konfederasi)
10. Sepak Bola di Indonesia
11. Organisasi
1. PERATURAN
Peraturan resmi permainan sepak bola (Laws of the Game) adalah:
- Peraturan 1: Lapangan sepak bola
- Peraturan 2: Bola
- Peraturan 3: Jumlah Pemain
- Peraturan 4: Peralatan Pemain
- Peraturan 5: Wasit yang mengatur pertandingan
- Peraturan 6: Asisten wasit
- Peraturan 7: Lama Permainan
- Peraturan 8: Bola Keluar dan di Dalam Lapangan
- Peraturan 9: Cara Mendapatkan Angka
- Peraturan 10: Offside
- Peraturan 11: Pelanggaran
- Peraturan 12: Tendangan bebas
- Peraturan 13: Tendangan
- Peraturan 14: Lemparan dalam
- Peraturan 15: Tendangan gawang
Selain peraturan-peraturan di atas internasional , keputusan-keputusan Badan Asosiasi Sepak bola Daerah (IFAB) lainnya turut menambah peraturan dalam sepak bola
2. TUJUAN PERMAINAN SEPAK BOLA
Dua tim yang masing-masing terdiri dari 11 orang bertarung untuk memasukkan sebuah bola bundar ke gawang lawan (“mencetak gol”). Tim yang mencetak lebih banyak gol adalah sang pemenang (biasanya dalam jangka waktu 90 menit, tetapi ada cara lainnya untuk menentukan pemenang jika hasilnya seri). akan diadakan pertambahan waktu 2x 15 menit dan apabila dalam pertambahan waktu hasilnya masih seri akan diadakan adu penalti yang setiap timnya akan diberikan lima kali kesempatan untuk menendang bola ke arah gawang dari titik penalti yang berada di dalam daerah kiper hingga hasilnya bisa ditentukan. Peraturan terpenting dalam mencapai tujuan ini adalah para pemain (kecuali penjaga gawang) tidak boleh menyentuh bola dengan tangan mereka selama masih dalam permainan.
3. TAKTIK PERMAINAN SEPAK BOLA
Taktik yang biasa dipakai oleh klub-klub sepak bola adalah sebagai berikut:
1. 4-4-2 (klasik: empat pemain belakang/skipper)
2. 4-4-2 (dengan dua gelandang sayap)
3. 4-4-1-1 (2 pasang gelandang sayap,satu gelandang serang dan striker tunggal)
4. 4-2-4 (2 sayap)
5. 4-3-2-1 (3 pemain gelandang tengah,2 gelandang serang,dan striker tunggal)
6. 4-3-1-2 (4 bek,3 gelandang bertahan,1 penyerang lubang,2 striker)
7. 4-5-1 (4 bek,2 sayap,3 gelandang,1 striker)
8. 4-3-3 (4 bek,3 gelandang bertahan,2 striker sayap,1 striker tengah)
9. 4-2-3-1 (2 bek tengah,2 bek sayap, 2 winger,1 penyerang lubang,1 striker)
10. 4-3-3 (2 bek sayap,2 bek tengah,2 sayap,1 gelandang bertahan,3 striker tengah)
11. 4-1-4-1 (4 bek,1 gelandang bertahan,4 gelandang,1 striker)
12. 3-4-3 (dengan winger)
13. 3-5-2 (dengan libero/sweeper)
14. 3-5-2 (tanpa libero/sweeper)


Taktik yang dipakai oleh sebuah tim selalu berubah tergantung dari kondisi yang terjadi selama permainan berlangsung. Pada intinya ada tiga taktik yang digunakan yaitu; Bertahan, Menyerang, dan Normal.
4. OFISIAL
Sebuah pertandingan diperintah oleh seorang wasit yang mempunyai “wewenang penuh untuk menjalankan pertandingan sesuai Peraturan Permainan dalam suatu pertandingan yang telah diutuskan kepadanya” (Peraturan 5), dan keputusan-keputusan pertandingan yang dikeluarkannya dianggap sudah final. Sang wasit dibantu oleh dua orang asisten wasit (dulu dipanggil hakim/penjaga garis). Dalam banyak pertandingan wasit juga dibantu seorang ofisial keempat yang dapat menggantikan seorang ofisial lainnya jika diperlukan.selain itu juga mereka membutuhkan alat-alat untuk membantu jalannya pertandingan seperti:
1. papan pengganti pemain
2. meja dan kursi
5. PERATURAN SEPAK BOLA
5.1 Lapangan permainan
1. Ukuran: panjang 100-110 m x lebar 64-75 m
2. Garis batas: garis selebar … cm, yakni garis sentuh di sisi, garis gawang di ujung-ujung, dan garis melintang tengah lapangan; … m lingkaran tengah; tak ada tembok penghalang atau papan
3. Daerah penalti: busur berukuran 18 m dari setiap pos
4. Garis penalti:16,5 m dari titik tengah garis gawang
5. Gawang: lebar 7 m x tinggi 2,5 m
6. Permukaan daerah pelemparan: halus, rata, dan tak abrasif
5.2 Bola
1. Ukuran: 68-70 cm
2. Keliling:10 cm
3. Berat: 410-450 gram
4. Lambungan: 1000 cm pada pantulan pertama
5. Bahan: karet atau karet sintetis (buatan)
5.3 Tim
1. Jumlah pemain maksimal untuk memulai pertandingan: 11, salah satunya penjaga gawang
2. Jumlah pemain maksimal keluar lapangan(tidak termasuk cedera): 4
3. Jumlah pemain cadangan maksimal: 12
4. Jumlah wasit: 1
5. Jumlah hakim garis: 2-4
6. Batas jumlah pergantian pemain: 3 kecuali pertandingan uji coba
5.4 Perlengkapan permainan
1. Kaos bernomor (sejak tahun 1954)
2. Celana pendek
3. Kaos kaki
4. Pelindung tulang kering
5. Alas kaki bersolkan karet


5.5 Lama permainan
1. Lama normal: 2×45 menit
2. Lama istirahat: 15 menit
3. Lama perpanjangan waktu: 2×15 menit (bila hasil masih imbang setelah 2 x 45 menit waktu normal)
4. Ada adu penalti jika jumlah gol kedua tim seri saat perpanjangan waktu selesai.
5. Time-out: 1 per tim per babak; tak ada dalam waktu tambahan
6. Waktu pergantian babak: maksimal 15 menit
6. WASIT SEPAK BOLA
Wasit yang memimpin pertandingan sejumlah 1 orang dan dibantu 2 orang sebagai hakim garis. Kemudian dibantu wasit cadangan yang membantu apabila terjadi pergantian pemain dan mengumumkan tambahan waktu. Pada Piala Dunia 2006, digunakan ofisial ke-lima. Penggunaan 2 wasit sempat dicoba pada copa italia.Penggunaan 4 hakim garis kabarnya juga dicoba di piala dunia 2010,dimana 2 diantaranya berada di belakang gawang.
7. PERCOBAAN PENGGUNAAN GOL EMAS DAN PERAK
Pada akhir 1990-an, IFAB mencoba membuat pertandingan lebih mungkin berakhir tanpa memerlukan adu penalti, yang sering dianggap sebagai cara yang kurang tepat untuk mengakhiri pertandingan. Contohnya adalah sistem gol perak yang mengakhiri pertandingan jika sebuah gol dicetak pada perpanjangan waktu pertama, dan gol emas yang mengakhiri pertandingan jika sebuah gol dicetak pada perpanjangan waktu kedua. Kedua sistem ini telah dihentikan oleh IFAB.
8. KEJUARAAN INTERNATIONAL BESAR
Kejuaraan internasional terbesar di sepak bola ialah Piala Dunia yang diselenggarakan oleh Fédération Internationale de Football Association. Piala Dunia diadakan setiap empat tahun sekali. Lebih dari 190 timnas bertanding di turnamen kualifikasi regional untuk sebuah tempat di babak final. Turnamen babak final yang berlangsung selama empat minggu kini melibatkan 32 timnas (naik dari 24 pada tahun 1998).
Kejuaraan internasional yang besar di setiap benua adalah:
- Eropa: Piala Eropa atau dikenal dengan nama Euro
- Amerika Selatan: Copa América
- Afrika: Piala Afrika
- Asia: Piala Asia
- Amerika Utara: Piala Emas CONCACAF
- Oseania: Piala Oseania
9. PIALA DUNIA MINI (Piala Konfederasi)
Ajang tingkat klub terbesar di Eropa adalah Liga Champions, sementara di Amerika Selatan adalah Copa Libertadores. Di Asia, Liga Champions Asia adalah turnamen tingkat klub terbesar. Sepak bola sudah dimainkan di Olimpiade sejak tahun 1900. (kecuali pada Olimpiade tahun 1932 di Los Angeles). Awalnya ini hanya untuk pemain-pemain amatir saja, namun sejak Olimpiade Los Angeles 1984 pemain profesional juga mulai ikut bermain, disertai peraturan yang mencegah negara-negara daripada memainkan tim terkuat mereka.
Pada saat ini, turnamen Olimpiade untuk pria merupakan turnamen U-23 yang boleh ditamnbahi 3 pemain di atas umur. Akibatnya, turnamen ini tidak mempunyai kepentingan internasional dan prestise yang sama dengan Piala Dunia, atau bahkan dengan Euro, Copa America atau Piala Afrika. Sebaliknya, turnamen Olimpiade untuk wanita membawa prestise yang hampir sama seperti Piala Dunia Wanita FIFA; turnamen tersebut dimainkan oleh tim-tim internasional yang lengkap tanpa batasan umur.
10. SEPAK BOLA DI INDONESIA
Permainan sepak bola di Indonesia juga berkembang pesat. Ini ditandai dengan berdirinya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada tahun 1930 di Yogyakarta yang diketuai oleh Soeratin Sosrosoegondo. Untuk menghargai jasanya, mulai tahun 1966 diadakan kejuaraan sepak bola Piala Soeratin (Soeratin Cup) yakni kejuaraan sepak bola tingkat taruna remaja. Pada saat ini permainan sepak bola digemari oleh hampir seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.
11. ORGANISASI Sepak Bola
- Fédération Internationale de Football Association (FIFA) (dunia)
- UEFA (eropa)
- CONMEBOL (amerika latin)
- CONCACAF (amerika)
- AFC (asia)
- CAF (afrika)
- OFC (oseania)
sekian postingan dari saya apabila ada kesalahan kata mohon dimaafkan
wass.wr.wb

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Makalah seni reog ponorogo lengkap


 
BAB I PENDAHULUAN

Latar Belakang

Di era globalisasi ini semakin banyak masyarakat yang menganggap kesenian khas daerah yang dalam hal ini adalah Reog Ponorogo hanya sebuah kesenian masa lalu. Yang di anggap kesenian memanggil setan dengan aura mistis. Dan dalam kenyataannya semakin banyak masyarakat yang melupakanwarisan kebudayaan daerah, dalam hal ini adalah Reog Ponorogo karena semakin majunya hiburan . Reog Ponorogo merupakan kesenian khas daerah Ponorogo yang pada akhirnya akan luntur apabila tidak ada peran pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam melestarikan kesenian tersebut dan bahkan warga negara lain yang notabene bukan merupakan kesenian khas daerah meraka malah mau melestarikan peninggalan budaya masa lalu itu. Dan dampaknya muncul kontroversi kalau negara tetangga mulai mengakui kesenian khas daerah kita lalu bagaimana kita sebagai pemilik asli dari kesenian khas daerah tersebut apakah kita hanya berdiam diri dan membiarkannya terjadi begitu saja? padahal sebenarnya dizaman sekarang bukan suatu upacara pemanggilan setan melainkan suatu sendra tari yang sangat menarik untuk dipahami dan dipelajariNamun apakah masyarakat zaman sekarang mengetahui apa itu kesenian Reog Ponorogo?

Oleh karena itu makalah kesenian ini saya buat agar para pembaca dapat mengetahui apa itu Reog Ponorogo dan menghimbau agar semua elemen masyarakat khususnya para pemuda di Indonesia mau melestarikan kesenian khas daerah mereka masing masing dan mungkin kalau bisa membawa kesenian tersebut ke kancah internasional.


Tujuan
Saya membuat makalah ini dengan tujuan untuk membuat para pembaca mengeta hui apa itu kesenian daerah dari Jawa Timur yang bernama Reog Ponorogo dan menghimbau kepada para masyarakat agar mau melestarikan kesenian khas daerah Indonesia agar tidak di klaim oleh negara lain.
Ruang Lingkup
Sebenarnya kesenian Reog itu berasal dari Ponorogo tetapi karena keterbatasan waktu dan sarana untuk mencari informasi yang labih detai lagiakhirnya saya membatasi ruang lingkup untuk menggali informasi di daerahSurabaya dan sekitarnya dan akhirnya saya menemukan sebuah paguyuban seni tari Reog Ponorogo yang diberi nama Sani Tari Reog Ponorogo Tunggal Budoyo Suroboyo. Paguyuban seni tari ini berdomisili di Surabaya yang tepatnya dijalan pacar keling gang I.
Metode
Dalam pembuatan makalah ini saya menggunakan metode yang bernama metode interview langsung ke narasumber. Jadi saya langsung datang ke rumah ketua paguyuban Sani Tari Reog Ponorogo Tunggal Budoyo Suroboyo yang dalam hai ini sebagai narasumber kami untuk menanyakan beberapa informasi tentang kesenian Reog dan disana diterangkan semua masalah yang berkaitan dengan kesenian tari Reog Ponorogo tersebut.

BAB II ANALISIS DAN PEMBAHASAN
Reog Ponorogo Tunggal Budoyo Suroboyo
Paguyuban Seni Tunggal Budoyo suroboyo lahir di Surabaya dan ber alamat di jalan pacar keling no 111 surabaya. Tujuan mereka membuat paguyuban Seni tunggal budoyo Suraboyo yaitu untuk mewadahi kreatifitas generasi muda supaya terhindar dari hal – hal negatif seperti kenakalan remaja dll selain itu mereka juga ingin menjaga dan melestarikan kesenian daerah agar tidak hilang dan lenyap dimakan modernisasi dunia.
Paguyuban Seni Tunggal Budoyo ini menampilkan seni tari Reog Ponorogo tetapi karena mereka ingin melestarikan banyak seni tradisi akhirnya mereka juga menampilkan kesenian tradisional lainnya seperti jaranan kuda lumping dan banyak lagi. Paguyuban ini diketuai oleh bapak soe
narjono yang beralamat di jalan pacar keling no 66 surabaya.
Prestasi Paguyuban Seni Tunggal Budoyo cukup gemilang di daerah Surabaya contohnya paguyuban ini pernah memenjadi juara1 lomba festival Reog se Surabaya dan mengikuti parade senja yang hanya diikuti seniman Reog yang puya reputasi besar, selain itu Paguyuban Seni Tunggal Budoyo ini juga menjadi salah satu paguyuban yang di kontrak oleh pemerintah kota Surabaya untuk menampilkan kesenian Reog mereka dibalai pemuda.
Sejarah Reog Ponorogo
Sebenarnya Reog Ponorogo muncul sebagai bentuk upacara adat kepercayaan gaib setempat yang kental akan aura magis dan ilmu kebatinan yang kental, seiring dengan perubahan zaman maka berubahlah Reog Ponorogo itu mejadisuatu bentuk hiburan dan kesenian teater rakyat.
Diduga topeng dadak merak itu ter inspirasi dari bentuk sebuah patung yang terletak digugusan pura belahan yang berdiri pada zaman kerajaan kahuripan yang saat itu di pimpin oleh raja Airlangga di dekat gunung penanggungan, yaitu patung Dewa Wisnu Diatas Garuda yang berbulu menyebar.
Dan ada sebuah keunikan di topeng dadak merak yaitu adanya mutiaradi paruh burung merak yang konon merupakan tanda atau simbol bahwa kerajaan wengker telah masuk kedalam agam islam. Simbol mutiara tersebut merupakan perlambamg dari biji tasbih yang digunakan kaum muslim saat berdoa.
Sebenarnya asal mula cerita Reog Ponorogo ada lima versi ber beda tetapi Cuma tiga versi yang diakui yaitu :
a.
cerita versi suryongalam
Versi ini bercerita tentang seorang demang yang bernama Suryongalam yang merupakan kaki tangan kerajaan Majapahit menyindir rajanya yang konon lebih banyak dikendalikan oleh permaisuri sehingga di gambarkan singgo barong yang merupakan perlambamg seorang raja di tunggangi / kendalikan oleh merak yang lembut sebagai perlambang permaisuri,
b.
cerita versi songgolangit / dewi ragil kuning
Ini adalah versi resmi yang banyak di pergunakan seniman Reog yaitu cerita tentang raja Ponorogo yang bernama Prabu Klono Sewandono dari Kerajaan Bantaran Angin ingin mempersunting putri dari Kerajaan Kediri yang bernama Dewi Songgolangit / Dewi Ragik Kuning karena sang putri tidak mau menikah akhirnya putri itu mengirim pasukan dari Kerajaan Kediri yang terdiri dari singobarong dan dadakmerak lalu raja klono sewandono dan wakilnya Bujanganong /Pujangga Anom melawannya dengan pengawalnya yaitu pasukan berkuda yang bernama Jathilan dan pasukan gagah berani yang mempunyai ilmu hitam mematikan yang bernama Warok
c.
versi ki ageng kutu
Versi ki ageng kutu yaitu tentang kiageng kutu yang menyindir raja Ponorogo yang dikendalikan oleh raja dari negeri china yang bermaksud untuk memprovokasi raja Ponorogo untuk mengkorupsi uang negara.

Apa Itu Reog Ponorogo
Reog adalah sebuah kesenian budaya berbentuk teater yang dilakukan oleh sekelompok pemain drama tari dengan berbagai karakter dan perwatakan pelaku, kesenian Reog ini berasal dari daerah Jawa Tawa timur bagian barat – laut dan kabupaten Ponorogo dianggap sebagai kota asal kesenian Reog yang sebenarnya.
Reog adalah salah satu budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kental akan bau mistik dan ilmu – ilmu kebatinan.
Pada zaman modern Reog biasanya dimainkan oleh ± 7 orang pria bertubuh gagah dengan memakai topeng berwarna merah dengan jambang dan kumis yang panjang dalam kesenian Reog mereka disebut Warok, lalu ada ± 6 pria yang berpenampilan seperti perempuan dan masing – masing menunggangi seekor kuda tetapi karena perubahan zaman akhirnya beberapa paguyuban seni tari dan teater Reog mengganti penari mereka menjadi seorang wanita asli dalam kesenian Reog mereka sering disebut dengan Jathilan, sepasang pemgawal raja yang disebut bujang anom, dan ada seorang raja yang berpenampilan layaknya sebuah pemimpin lalu ada seekor singa yang bernama singo barong yang ditunggangi seekor merak yang disebut Singo Barong dan disini keunikan dari Reog yaitu Singo Barong yang memiliki berat 50 – 60 kg hanya di bawakan dan ditarikan menggunakan gigi dan hanya bisa dilakukan oleh orang yang terlatih.

Tokoh Pemeran Reog Ponorogo
Reog Ponorogo mempunyai 5 pemeran utama yang selalu bermain disaat pertunjukan yaitu :
Ø Singgo Barong yang berbentuk kepala harimau dengan tatanan bulu merak yang mengembang lebar sebagai mahkota yang di sebut dengan dadak merak, beratnya bisa mencapai 50 – 60 kg yang digigit dengan gigi,jadi penari harus kuat dan mengerti tekniknya.
Ø Pujangga Anom atau Bujanganong,memakai yang bentuknya lucu dan seram, gerak tariannya lincah dan akrobatik.
Ø Raja Klono Sewandono adalah seorang raja, juga memakai topeng yang berciri khas satria dan pemberani
Ø Sekelompok Jathilan jumlahnya bisa mencapai empat ,enam, delapan dan seterusnya dan harus genap, penari berpenampilan kesatria tapi feminim dengan menunggang kuda replika dari kepang atauanyaman bambu.
Ø Warok peran sebagai pembinaataun sesepuh diperankan oleh laki – laki yang bertubuh kekar, mempunyai jambang dan kunis yang tebal serta memakai tutup kepala yang disebut belangkon

Musik Pengirig Reog Ponorogo 

Musik pengiring ini di bagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok penyanyi yang terdiri dari dua penyanyi yang menyanyi lagu daerah seperti Jathilan Jonorogo apabila diadakan di kabupaten Ponorogo dan apabila di Surabaya para aguyuban reog di Surabaya sering menggantinya dengan Semanggi Surabaya atau Jembatan Merah yang merupakan lagu khas Surabaya dengan bahasa jawa lalu kelompok instrument gamelan memiliki anggota sekitar 9 orang yang terdiri dari:
·                     2 orang penabuh gendang
·                     1 orang penabuh ketipung atu gendang terusan.
·                     2 orang peniup slompret
·                     2 orang penabuh kenong
·                     1 orang penabuh gong
·                     2 orang pemain angklung
Salah satu ciri khas dari tabuhan reog adalah bentuk perpaduan irama yang berlainan antara kethuk kenong dan gong yang berirama selendro dengan bunyi slompret yang berirama pelog sehingga menghasilkan irama yang terkesan magis.
Lembar Isian Tentang Reog Ponorogo
Asal Kesenian Reog Ponorogo
A. Kota/Desa : Ponorogo
B.
 Kabupaten : Ponorogo
C.
 Provinsi : Jawa Timur
Info Umum Reog Ponorogo
A. Nama: Reog Ponorogo
B.
 Fungsi: dizaman dahulu sebagai upacara adat tetapi seiring dengan perubahan waktu berubah menjadi kesenian tradisional dan teater rakyat
C.
 Waktu: Pertunjukan reog dilaksanakan pada pukul 08.30 sampai pukul 09.00
D.
 Tempat: Balai Pemuda Surabaya
E.
 Jumlah pemain teater: pemain sendra tari & teater reog ponorogo berjumlah 17 orang yang terdiri dari:
v Singgo Barong :1 – 2 orang
v Pujangga Anom atau Bujanganong :1 – 2 orang
v Raja Klono Sewandono. :1 orang
v Sekelompok Jathilan :6 oranng
v Warok :7 orang
F.
 Jumlah pemain musik: pemain musik gamelam pada reog berjumlah9 orang
v Pria &Wanita/Pria saja/ Wanita saja
v Setiap pemain memainkan 1 alat musik
v Pakaian pemain musik menggunakan jas yang dipadukan dengan celana panjang dan topi belangkon
v Tata rias: tata rias para pemain gamelan reog relative tanpa make up
G.
 Penyanyi lagu daerah
v Penyanyi pria berjumlah 2 orang
v Penyanyi wanita tidak ada
v Pakaian penyanyi lagu daerah sama dengan pakaian pemain musi gamelan yaitu menggunakan jas yang dipadukan dengan celana panjang dan topi belangkon
v Para penyanyi bernyanyi sambil duduk
Alat Musik Yang Mengiringi Reog Ponorogo
A. Alat musik dalam gamelan reog berjumlah 9 buah
B.
 2 orang penabuh gendang dimainkan dengan dipukul dan terbuat dari kayu dan kulit sapi
C.
 1 orang penabuh ketipung atu gendang terusan. dimainkan dengan dipukul dan terbuat dari kayu, alumunium dan kulit sapi
D.
 2 orang peniup slompret dimainkan dengan ditiup dan terbuat dari bambu
E.
 2 orang penabuh kenong dimainkan dengan dipukul dengan menggunakan alat dan terbuat dari logam dan kayu
F.
 1 orang penabuh gong dimainkan dengan dipukul dengan alat dan terbuat dari logam dan kayu
G.
 2 orang pemain angklung dimainkan dengan digoyang dan terbuat dari bambu
Lagu Daerah Yang Mengiringi Reog Ponorogo
A. Judul nyanyian yang digunakan tergantung tempat di tampilkan seperti Semanggi Suroboyo atau Jathilan Ponorogo
B.
 Nyanyian yang dinyanyikan menggunakan bahasa daerah yaitu bahasa jawa
C.
 Nyanyian di reog ini dinyanyikan selama ± 20 menit
Apresiasi Terhadap Reog Ponorogo
A. Fungsi pertunjukan reog ini dizaman dahulu sebagai upacara adat tetapi seiring dengan perubahan waktu berubah menjadi kesenian tradisional dan teater rakyat
B.
 Keunikan pertunjukan reog ponorogoyaitu Singo Barong yang memiliki berat 50 – 60 kg hanya di bawakan dan ditarikan menggunakan gigi dan hanya bisa dilakukan oleh orang yang terlatih
C.
 Keunikan musik reog ponorogo yaitu bentuk perpaduan irama yang berlainan antara kethuk kenong dan gong yang berirama selendro dengan bunyi slompret yang berirama pelog sehingga menghasilkan irama yang terkesan magis
10
D.
 Pendapat saya tentang seni tari dan teater reog adalah Reog merupakan sebuah kesenian yang memiliki nilai budaya tinggi dan berbentuk tari atau teater yang seharusnya kita jaga dan rawat agar tidak luntur atau munkin bahkan hilang dimakan globalisasi dan modernisasi dunia.
Latar Belakang Reog Ponorogo Muncul
 
Menurut beberapa cerita turun menurun reog ponorogo merupakan bentuk upacara adat kepercayaan gaib setempat yaitu di kawasan Ponorogo yang kental akan aura magis dan ilmu kebatinan yang kental, seiring dengan perubahan zaman maka berubahlah Reog Ponorogo itu mejadi suatu bentuk hiburan dan kesenian teater rakyat yang dalam bukan lagi menggunakan kekuatan gaib melainkan dengan teknik – teknik khusus dan latihan yang keras .

BAB III KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Sebenarnya Reog merupakan sebuah kesenian yang memiliki nilai budaya yang tinggi dan unik untuk dimengerti. Bentuk reog ponorogo sendiri ialah teater tari yang dilakukan oleh ± 18 orang yang berpakaian sesuai dengan karakter dan watak masing masing. Pertunjukan Reog diiringgi beberapa penabuh gamelan dan penyanyi yang membawakan lagu dengan berbahasa daerah.
Saran
kita warga Indonesia sebagai pemilik asli kesenian Reog Ponorogo mulai banyak yang kurang tertarik untuk melestarikannya sehingga warga negara lain yang tertarik dengan kesenian Reog ini mulai mempelajari dan apabila kita tidak mempedulikannya maka bisa saja kesenian Reog ini diakui oleh negara lain contohnya negara tetangga sebagai pencuri kebudayaan dan mungkin bisa dikatakan rival negara kita. Lalu bagaimana reaksi kita sebagai warga Indonesiakhususnya para pemuda sebagai generasi penerus. Oleh kerena itu mulai sekarang marilah kita melestarikan budaya kita yang sangat kaya akan nilai budaya ini, terimakasih.
BAB IV PENUTUP
 Daftar Pustaka
achsamal10.blogspot.com




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS